12133.jpg

Apakah Anda seorang pecinta offroad? Berpetualang di alam liar memang sangat menyenangkan namun banyak persiapan yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan offroad ini. selain mempersiapkan kendaraan agar menampilkan performa mobil yang maksimal, Anda juga harus bisa membaca kondisi trek yang akan dilalui dan juga memperhitungkan waktu.



Medan offroad yang akan dilewati sudah pasti berbentuk tidak lazim dibandingkan dengan medan jalan perkotaan. Bahkan, kondisi jalan tersebut bisa berubah sewaktu-waktu karena hujan. Jalanan bisa sangat berlumpur dan mempersulit perjalanan Anda. Karakter lumpur yang tampak seperti lempung atau tanah liat itu cenderung melekat pada ban sehingga jalan terasa semakin licin. Belum lagi kubangan air di sana sini yang membuat peserta harus bisa membaca situasi.



"Pagi ini trek menjadi cukup 'lucu' dan lumayan karena semalam diguyur hujan," ujar Arista salah satu offroader.



Nah, selain kemampuan membaca kondisi trek, Anda juga harus bisa memperkirakan waktu perjalanan yang akan dilakukan. Dengan menjadwal waktu keberangkatan hingga tiba di tempat, Anda bisa merencanakan perjalanan yang menyenangkan dan tertib. Selain itu, prediksi waktu ini akan membantu Anda menempuh jarak sesuai tujuan awal.

Misalnya saja saat akan menempuh jarak 9 kilometer, bisa dimulai dengan menempuh 6 kilometer pada hari pertama dengan perkiraan sekitar pukul 06.00 sore kemudian beristirahat. Pada hari berikutnya, Anda bisa meneruskan sisa 3 kilometer, dan berujung di area wisata, Air Terjun Bidadari.



Akan lebih baik jika Anda bisa memanfaatkan GPS serta peta.