1.jpg

Pernahkah Anda mendengar berkendara menggunakan metode eco driving? Mungkin sebagian besar dari Anda sudah mengetahui apa itu eco driving. Namun kebanyakan masih awam dengan cara mengemudi ini. Sebenarnya ini adalah metode mengemudi yang lebih peduli terhadap keselamatan berkendara dan menghemat energy serta konsumsi bahan bakar. Disampaikan oleh Nugroho Respati, instruktur mengemudi professional yang telah tersertifikasi oleh badan nasional sertifikasi profesi (BNSP), bahwa "eco driving mengajak anda sebagai pengemudi melakukan teknik mengemudi yang lebih terkontrol, lebih berhati-hati tanpa emosi, bertanggung jawab, dan tentunya terhindar dari stress." Teknik mengemudi ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari ketika kita beraktivitas dengan sangat mudah. Berikut ini cara untuk melakukan metode ini. 1. Menyalakan mesin dan memanaskan mesin secara tidak berlebihan, yaitu cukup dipanaskan 30 detik sampai 1 menit saja. 2. Ketika berakselerasi, injak pedal gas secara perlahan-lahan. 3. Pemindahan gigi transmisi untuk mesin bensin dilakukan pada 2.000 sampai 3.000 RPM, dan untuk mesin diesel antara 1.000 sampai 2.000 RPM. 4. Menjaga jarak kendaraan dan tidak menginjak pedal rem secara mendadak. 5. Memerhatikan kecepatan mobil dan menyesuaikan dengan keadaan sekitar. Jika kita berada di jalanan yang sepi, kita bisa melajukan mobil di gigi 5 dengan RPM yang rendah sehingga lebih irit bahan bakar. Sebaliknya jika berada di kondisi jalanan yang macet, cukup berada di gigi rendah, 1 atau 2. 6. Tetap waspada dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan agar bisa mengantisipasi pengereman mendadak yang dilakukan kendaraan di depan. 7. Ketika membelok manfaatkan momentum daya dorong kendaraan, sehingga tidak perlu menginjak gas lagi. Penambahan gas dilakukan ketika kendaraan akan keluar dari tikungan. 8. Ketika sudah sampai tujuan matikan mesin dengan segera, dan pindah transmisi di posisi P untuk kendaraan bertransmisi otomatis. Khusus untuk mobil yang dilengkapi dengan turbo charger, tunggu beberapa saat sebelum mematikan kendaraan untuk menyempurnakan pelumasan.